Mar 30

MENDIKBUD: SEMUA MATA PELAJARAN PENTING UNTUK MEMBANGUN KARAKTER

Sidoarjo, Kemendikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan semua mata pelajaran adalah penting untuk membangun karakter dari seluruh siswa. Hal itu disampaikan Mendikbud saat berkunjung ke Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 Sidoarjo (SMAMDA), Jawa Timur, Kamis Sore (12/1/2017).

“Semua mata pelajaran adalah penting dan itu adalah untuk membangun karakter dan kecerdasan juga kreativitas dari seluruh siswa, jadi semua pelajaran adalah penting,” disampaikan Mendikbud Muhadjir di depan ratusan siswa dan guru yang hadir di SMAMDA Sidoarjo.

Mendikbud juga berpesan bahwa kejujuran di atas segala-galanya. Menjadi orang yang pintar, cerdas dan kreatif adalah penting, tapi diatas segala-galanya kejujuran adalah lebih penting.

“Pelihara kejujuran baik gurunya maupun muridnya, karena kejujuran adalah modal utama kita, terutama saat melaksanakan ujian nasional nanti,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Mendikbud berharap kepada seluruh siswa yang akan mengikuti ujian nasional (UN) nanti untuk terus semangat belajar lebih giat lagi. “Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, perlu belajar lebih giat lagi untuk mencapai prestasi setinggi-tingginya”, pesannya.

Saat ini soal Ujian Nasional (UN) ditetapkan oleh pusat, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), sedangkan soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) disusun oleh guru secara kolektif melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan harus menggunakan standar nasional.

Mendikbud juga menyampaikan tingkat kesulitan UN dan USBN tidak jauh berbeda, bahkan harus sama karena masih tugas guru mengkalibrasi agar soal-soal yang dibuat itu harus sekaliber standar nasional.

“Dengan cara itulah kita akan mencapai target setinggi mungkin untuk memajukan pendidikan di Indonesia ini,” jelas Mendikbud.

Turut hadir mendampingi Mendikbud dalam kunjungan ini antara lain Sekretaris Jenderal (Sesjen) Didik Suhardi dan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kapustekkom) Ari Santoso.

Sumber: http://www.cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id

Mar 26

Workshop TOT Fasilitator PPK di Hotel Pasundan Bandung

pak ari budiman

Foto Bersama Bapak Ari Budiman – Staf Ahli Mendikbud dalam kegiatan TOT Calon Fasilitator PPK

 

Workshop TOT Calon Fasilitator Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan peserta didik yang berkarater di laksanakan selama 5 hari dari tanggal 21 – 26 Maret 2017. Dalam kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan Fasilitator sebagai tim pelatih PPT yang memiliki kemampuan memfasilitasi berkembangnya potensi peserta Workshop TOT sebagai fasilitator diklat PPK bagi guru, kepala sekolah, komite sekolah dan pengawas sekolah. Setelah mengikuti kegiatan PPK ini trainer bisa memahami semua isi modul PPK yang tersedia, menggunakan metode yang tepat dalam Workshop TOT, mengelola proses Worskhop secara efektif, menyampaikan seuruh isi modul PPK dalam proses Workshop TOT, melakukan adaptasi dalam melaksanakan Workshop TOT sesuai dengan ketersediaan sumber daya dan waktu yang ada, melakukan evaluasi, dan mampu menyusun rencana tindak lanjut.

Peserta kegiatan ini meliputi Dosen, Peserta terbaik dari pelatihan PPK, Guru Berprestasi, Guru pemenang INOBEL, Guru pemengang LKG. Metode pelatihan adalah Partisipasif [partisipatory training model] Model pembelajaran partisipatif menekankan pada proses pembelajaran, dimana kegiatan belajar dalam pelatihan dibangun atas dasar partisipasi aktif [keitkutsertaan] para peserta. Peserta pelatihan terlibat dalam semua aspek kegiatan, mulai dari kegiatan merencanakan, melaksanakan, sampai pada tahap menilai kegiatan pembelajaran dalam pelatihan.

 

Mar 26

Pengembangan Nilai-nilai Karakter

karakter

 

Mar 26

KARAKTER SEBAGAI POROS PENDIDIKAN

Bagaimana penerapan konsep program Penguatan Pendidikan Karakter?

Model PPK tidak mengharuskan siswa untuk terus menerus belajar di kelas. Namun mendorong agar siswa dapat menumbuh kembangkan karakter positifnya melalui berbagai kegiatan ko-kurikuler, ekstrakurikuler dalam pembinaan guru. Perlu dipahami, bahwa pendidikan karakter sudah dilaksanakan di seluruh persekolahan. Namun, perlu dilakukan upaya terobosan agar pendidikan karakter ini bisa dilaksanakan secara konsisten oleh sekolah dan memberikan dampak yang nyata.

Read the rest of this entry »

Mar 09

APLIKASI SIMULASI UNBK VERSI 1.1 BERBASIS FLASH MGMP IPA SMP KAB. GUNUNGKIDUL

DESAIN APLIKASI

MGMP IPA SMP Kabupaten Gunungkidul mensikapi adanya Pelaksanaan UNBK di Propinsi DIY yang mengharuskan seluruh kabupaten kota untuk melaksanakan UNBK mengembangkan aplikasi berbasis flash yang dikelola dan dikembangkan dari berbagai sumber untuk memberikan bayangan atau interface pada siswa baik yang sudah melaksanakan simulasi 1 dan 2 terlebih bagi sekolah maupun siswa yang belum sama sekali mengalami simulasi unbk.

Aplikasi ini dapat dijalankan di laptop maupun komputer tanpa menggunakan jaringan, sedangkan untuk tampilannya dimiripkan dengan unbk sebenarnya yang dikembangkan oleh puspendik. Tujuan dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk mensiapkan siswa sehingga dalam mengerjakan unbk tidak mengalami masalah terhadap interface yang ada. Semoga aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh semua orang / terutama siswa yang akan menghadapi dan melaksanakan UNBK sehingga dapat sukses dan mendapat nilai yang sesuai dengan harapan.

Untuk download silahkan klik link berikut:

Simulasi UNBK MGMP IPA1 Revisi

Simulasi UNBK MGMP IPA1 v.1.2

Mar 09

Bedah SKL MGMP IPA SMP Kabupaten Gunungkidul

IMG-20170304-WA00024 Maret 2017 MGMP IPA SMP Kab. Gunungkidul melaksanakan kegiatan bedah SKL yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah AL Mujahidin Wonosari.

Mar 09

Seminar Pendidikan 60 th Astra International

IMG-20170303-WA003825 Februari 2017 merupakan hari yang bersejarah bagiku mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu nara sumber dalam kegiatan seminar pendidikan dalam rangka 60 th Astra International di Jakarta Expo Center kompleks Senayan Jakarta. Kegiatan ini sangat membekas bagi saya karena pada kesempatan tersebut saya panel dengan orang-orang yang sangat terkenal.

Jan 09

Membangun Generasi Bloger di SMP Negeri 1 Wonosari

Januari 2017, merupakan suatu momentum bagiku untuk kembali mengingat masa awalku ada di SMP Negeri 1 Wonosari yaitu mebangun generasi blogger. Pada tahun 2005 saat aku mengajar pertama kali di SMP Negeri 1 Wonosari pada saat itu semua siswa yang kuajar harus memiliki blog sendiri, dan itu berlangsung sampai kisaran tahun 2011. Hampir 5 Tahun aku tidak mengajarkan siswaku untuk memiliki blog karena aku full mengajar IPA, saat TIK tidak masuk dalam struktur kurikulum hampir 2 tahun laboratorium Komputer di sekolahku mati suri, terlebih aku fokus mengembangkan siswa untuk mengikuti pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 di kelas dengan sering melakukan praktium dan saat presentasi siswapun menggunakan laptopnya sendiri. Namun Setelah kepulanganku dari Australia mengikuti event Australia Award selama 1 bulan terpatri kembali di dalam diriku dan semangatku untuk membangun kembali generasi bloger yang pernah ku rintis di SMP 1 Wonosari. Read the rest of this entry »

Dec 02

Refleksi

Hari ini Jum’at 2 Desember 2016. Merupakan hari terakhir kami mengikuti pembelajaran di Universitas of Melbourne setelah kami melakukan homestay di Sekolah-sekolah di Murrabit, yaitu di Murrabit Group School. Kegiatan pada pagi hari ini adalah kegiatan Refleksi dengan Mrs Lisa dan Mrs Julie. Kesempatan pertama dengan Mrs Lisa kami diminta untuk melakukan refleksi dan bercerita tentang pengalaman yang kami alami selama di homestary dan Visit to School.

Nov 30

Keluarga baruku di Australia

family

Aku dan pak wibowo selama homstay di Murrabit, Victoria, Australia tinggal di Rumah Mr Neil Hopkins, belia mempunyai istri bernama Robyn Hopkins, dan 3 orang anak yang tidak tinggal dengan mereka dikarenakan sudah menikah, dan ada yang bekerja di kota. Mr. Neil Hopkins merupakan kepala sekolah di Murrabit Group School tempat kami melakukan kunjungan sekolah. Beliau berdua merupakan sosok yang sangat ramah pada kami dan selalu membimbing kami dalam tata cara hidup di keluarga di Australia. Mrs Robyn Hopkins juga berprofesi sebagai guru. Beliau mengajar di daerah Kerang yang jaraknya dari Murrabit kurang lebih 26 km. Read the rest of this entry »

Older posts «