Selasa, 12 Nopember 2019 jam 15.30 dilaksanakan pembukaan Lokakarya Duta RUmah Belajar 2019 yang mengambil tema Membangun Generasi Unggul dan  Berkarakter di Era Digital bertempat di Hotel Kristal, yang akan dilaksanakn dari tanggal 12 sampai 15 Nopember 2019.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dilanjutkan dengan doa, dan sambutan dari Panitia yang disampaikan oleh Bapak Hasan Habibi. Kegiatan lokakarya ini merupakan salah satu kegiatan yang dikuti oleh Duta Rumah Belajar 2017, 2018, dan 2019 serta dari peserta Edu Coding yang telah dilaksanakan oleh Pustekkom Kemdikbud. Kegiatan Lokakarya ini diikuti oleh seluruh peserta dari Aceh sampai meroke.

Kegiatan ini merupakan salah satu proses untuk mendidik dan menguatkan Duta Rumah Belajar sebagai agen dari Pustekkom untuk menyebarkan informasi dan komunikasi ke seluruh Indonesia.

Mengikuti tahapan-tahapan dan tes-tesnya. Kita bersyukur karena setelah kegiatan ini seluruh duta akan lebih mengetahui kegaitan apa yang akan dilaluinya. Dengan visi dan tujuan untuk terus mengawal Rumah Belajar. Dimana saat ini Rumah Belajar sudah sangat di dukung oleh kementrian dengan adanya SK Menteri tentang pelaksanaan dan Pemanfaatan Rumah Belajar.

Selanjutnya sambutan pembukaan dan arahan disampaikan oleh Bapak Gogot Suharwoto selaku Kepala Pustekkom Kemdikbud. Dalam arahannya beliau menyampaikan tentang seleksi Duta Rumah Belajar yang dilaksanakan oleh Pustekkom. Pustekkom melakukan seleksi duta rumah belajar setiap tahun dikarenakan dalam setiap implementasi teknologi ada aplikasi, infrastruktur dan pengguna.

1. Memerlukan SDM yang  bergerak untuk Rumah Belajar ( mengimplementasikan dan  mensosialisasikan, bahkan mengoptimalkan keberadaan rumah belajar seperti memanfaatkan, mengembangkan.

2. Rumah Belajar tidak hanya besar sebagai aplikasi namun dapat membantu tugas dari Bapak/ Ibu guru dimana rumah belajar dibuat bukan untuk mengganti guru, namun rumah belajar dibuat untuk menguatkan guru. (menguatkan peran guru) karena teknologi sudah tidak bisa dipisahkan dari siswa, dimana teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Ingin dengan rumah belajar bahwa dengan teknologi bisa untuk belajar dengan adanya portal rumah belajar. Dimana teknologi tidak hanya untuk ekonomi, jualan dll namun dapat untuk meningkatkan keilmuan mereka, pemahaman mereka dll,

3.  Agreement kesepakatan apa yang diharapkan dengan  Duta Rumah Belajar, yaitu kita perlu Carent Full ( kopasus) artinya punya pasukan yang  ada di seluruh Indonesia yang  siap untuk ikut mengembangkan dan bertugas di daerah-daerah. Dimana pada tahun ini Mendikbud sudah melauncing komputer dan tablet di 36 Ribu sekolah di Indonesia.

Dimana rumah belajar aplikasinya akan selalu ditingkatkan, baik dari sisi infrastruktur maupun aplikasi dan butuh orang-orang yang

Teknologi harus dikuasai oleh semua SDM yang ada di Indonesia, jadi tidak hanya siswa gurupun harus bisa menguasai teknologi. Untuk menjadi seorang guru untuk saat ini harus menguasai ilmu pedagogik, ilmu mapelnya serta ilmu conten knowlegde ( teknologi yang tepat ) karena pada saat ini anak-anak sudah hidup dengan teknologi.

Diakhir dari pembukaan disampaikan buku Karya Duta Rumah Belajar 2018 kepada Bapak Kapustekkom. (Rio)