Duet Kepemimpinan dan Kebersamaan: Kepala Sekolah dan Komite SMP Negeri 3 Wonosari, Sahabat Seperjuangan Sejak 1998
Wonosari – Ada kisah menarik yang mengiringi semangat baru di SMP Negeri 3 Wonosari. Saat pelaksanaan sertijab dipertemukan 2 sahabat yang pernah bersama dalam program KKN UNY tahun 1998 di Beji, Patuk, Gunungkidul. Ikatan persahabatan yang telah terjalin selama hampir tiga dekade, antar Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd dan Suhartoyo, S.Pd dalam moment yang membahagiakan.
Kepala SMP Negeri 3 Wonosari, Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd., dan Ketua Komite Sekolah, Suhartoyo, S.Pd., bukan sekadar rekan dalam membangun pendidikan. Keduanya merupakan sahabat lama yang pernah berjuang bersama saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tahun 1998 di Beji, Patuk, Gunungkidul.
Pertemuan kembali dalam peran yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama, menjadi sebuah anugerah sekaligus kekuatan bagi SMP Negeri 3 Wonosari. Pengalaman kebersamaan yang telah terjalin sejak masa muda menjadi modal berharga dalam membangun komunikasi, kepercayaan, dan kolaborasi demi kemajuan sekolah.
Menurut Sigit Suryono, pendidikan yang berkualitas tidak dapat dibangun oleh sekolah sendirian. Diperlukan dukungan, masukan, dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk komite sekolah dan masyarakat.
“Kami bersyukur dapat kembali dipertemukan dalam amanah yang mulia ini. Dulu kami belajar mengabdi kepada masyarakat saat KKN di Beji, Patuk. Kini kami memiliki kesempatan untuk kembali mengabdi melalui dunia pendidikan. Semoga kebersamaan ini menjadi energi positif untuk membawa SMP Negeri 3 Wonosari semakin maju dan berprestasi.”
Hal senada disampaikan oleh Suhartoyo, S.Pd. Ia menegaskan bahwa komite sekolah siap menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program sekolah demi peningkatan mutu layanan pendidikan.
“Persahabatan yang telah terjalin sejak tahun 1998 menjadi pondasi yang kuat untuk membangun kolaborasi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh program sekolah mendapat dukungan yang optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan masyarakat.”
Kebersamaan keduanya menjadi simbol bahwa hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan, persahabatan, dan semangat pengabdian akan menghasilkan kekuatan besar dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.
Dengan semangat “Unggul, Takwa, Mandiri, Kreatif, dan Berbudaya”, SMP Negeri 3 Wonosari terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas melalui kolaborasi yang harmonis antara sekolah, komite, orang tua, dan masyarakat.
Pertemuan dua sahabat seperjuangan yang pernah berada dalam satu pos KKN 27 tahun silam ini menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup sering kali mempertemukan kembali orang-orang baik dalam misi yang lebih besar. Kini, keduanya melangkah bersama untuk mengantarkan SMP Negeri 3 Wonosari menuju masa depan yang lebih gemilang.
Semoga kebersamaan ini terus beresonansi, menginspirasi, dan menggerakkan seluruh warga sekolah untuk maju bersama, berkarya bersama, dan berprestasi bersama.
“Sahabat lama, semangat yang sama. Bersinergi untuk pendidikan, bergerak maju demi masa depan.”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.




